Recent Posts

KISAH HANSAMU YAMA PRANATA : Bek Timnas Indonesia yang Dikira Keturunan Jepang

Hansamu Yama Pranata lahir di Mojokerto, Jawa Timur, 16 Januari 1995. Saat ini, ia memperkuat persebaya surabaya di liga 1. Sejak kecil, H... thumbnail 1 summary
Hansamu Yama Pranata lahir di Mojokerto, Jawa Timur, 16 Januari 1995. Saat ini, ia memperkuat persebaya surabaya di liga 1.

Sejak kecil, Hansamu telah bercita-cita untuk menjadi pemain sepak bola. Keluarga Hansamu mendukung penuh keinginannya untuk menjadi pesepakbola, terbukti ketika ia menyatakan keinginannya untuk keluar dari SMA Taman Siswa dan bergabung dengan tim Deportivo Indonesian.

Hansamu Yama Pranata telah bergabung di tim Deportivo Indonesia pada tahun 2012 saat usianya 17 tahun ketika ia duduk di bangku SMA kelas dua.

Tim Deportivo Indonesia adalah tim Indonesia yang pusat pelatihannya di Uruguay. Skill dan kemampuan Hansamu yang bagus berhasil memukau Indra Sjafri hingga akhirnya memutuskan untuk menariknya ke skuat Tim Nasional Indonesia U-19.

Pada tahun 2014, Hansamu bergabung bersama tim asal Kalimantan, Barito Putera. Sebelumnya, ia pernah dipinjamkan ke Bali United.

Penampilannya kian membaik dan akhirnya Barito Putera kembali menariknya. Dari barito, Hansamu kemudian bergabung dengan persebaya surabaya.

Meski usianya masih tergolong muda, Hansamu pernah dipanggil Timnas senior yang saat itu dilatih oleh Alfred Riedl untuk mengikuti turnamen Piala AFF 2016.

Meski gagal membawa timnas Juara, ia terpilih menjadi salah satu dari 10 pemain muda terbaik di Piala AFF 2016.

Hansamu Yama dan Gatsuya lahir dari keluarga asal Mojokerto. Punya darah Jawa tulen. Tetapi, nama mereka berbau bahasa Jepang.

Ada kisah apa di baliknya?

Mendengar nama itu, tak salah kemudian berpikiran bahwa pemilik nama tersebut punya pertalian darah dengan orang Jepang. Tetapi, saat bertemu langsung, anggapan itu akan lenyap. Gatsuya sama sekali tak memiliki wajah oriental khas Jepang. Kulitnya juga sawo matang. Logat bicaranya medok.

Ternyata, Gatsuya memang bukan keturunan Jepang. Dia warga asli Mojokerto. Dia adik bek Persebaya Hansamu Yama Pranata. Yang juga memiliki nama khas Jepang.

Hansamu merupakan anak pertama dari dua bersaudara pasangan Puji dan Endang Riwayati. Dia hanya memiliki satu adik bernama Gatsuyadi Dwi Santoso yang biasa dipanggil Gatsuya.

Meski lahir dari keluarga Jawa, Puji memberi nama dua anaknya dengan bahasa Jepang. Ternyata ada alasan mengapa dia melakukan hal tersebut.

’’Saya pernah dua tahun kerja di Jepang,’’ katanya kepada Jawa Pos.

Puji saat itu bekerja di pabrik tekstil dan ditugaskan ke Jepang selama dua tahun. Yakni, pada 1992 hingga 1994. Meski tergolong tak lama, Negeri Sakura memberikan kesan mendalam baginya.

Begitu anak pertamanya lahir pada 16 Januari 1995, dia memberi nama Hansamu Yama.

’Artinya, gunung yang indah. Itu karena saya pernah melihat Gunung Fuji. indah sekali,’’ terangnya.

Gatsuya juga memiliki arti yang tak kalah indah.

’’Maknanya itu bulan yang baik. Sebab, Gatsuya lahir pada bulan Ramadan,’’ tambah Puji.

Meski memiliki buah hati dengan nama Jepang, Puji pede. Tetangga dan koleganya juga sudah paham.

’’Mereka tahu kalau saya pernah kerja di Jepang,’’ jelasnya.

Puji memang tak ada masalah dengan nama itu. Tetapi, tak demikian halnya dengan buah hatinya. Gatsuya pernah merasakan ejekan dari teman kelasnya ketika bersekolah di SMPN 2 Mojoanyar, Mojokerto.

’’Oleh jeneng teko endi iku (Dapat nama dari mana itu)? Soalnya, orang Jawa kok namanya Jepang,’’ kata Gatsuya saat ditemui Jawa Pos.

Awalnya dia sempat minder. Tetapi, setelah sang kakak terkenal, Gatsuya malah pede.

’’Malah bangga punya kakak yang berprestasi,’’ tambah siswa SMA Taman Siswa Mojokerto itu.

Hansamu juga punya pengalaman unik karena namanya. Saat masuk SMP, dia dikira keturunan Jepang. Dia bahkan terus dicecar teman-temannya mengapa punya nama khas Jepang.

’’Ya, saya jelaskan saja kalau bapak pernah kerja di Jepang,’’ ungkapnya. 

Tetapi, saat ditanya soal makna dari namanya, andalan lini belakang timnas Indonesia itu kebingungan.

’’Lha saya belum tahu artinya apa saat itu,’’ katanya.

Uniknya, kakak-beradik itu kini terjun di dunia yang sama. Yakni, pemain sepak bola. Hansamu lebih dulu moncer. Dia adalah bek timnas U-19 saat menjadi juara Piala AFF U-19 pada 2013.

Sementara itu, Gatsuya saat ini berstatus kiper Bhayangkara FC U-18. Meski begitu, dia punya keinginan mengikuti jejak sang kakak. Yakni, membela Persebaya.



INTERVIEW EKSKLUSIF : https://www.youtube.com/watch?v=N8neK5Ixr58
TIMNAS U19 TUNDUKKAN YAMAN : https://www.youtube.com/watch?v=D5eZAlmgu4I
HANSAMU TEKEN KONTRAK PERSEBAYA : https://www.youtube.com/watch?v=zmIiDjxNSi4&t=32s
HANSAMU MENJEBOL GAWANG DI LAGA AFF : https://www.youtube.com/watch?v=daJ8-CYhxmM
PROFIL HANSAMU : https://www.youtube.com/watch?v=o5nFpvaWaHE